Selasa, 28 April 2009

Puisi dalam inovasi




Segmen yang menjadi target sebagai apresiator karya ini sebenarnya adalah kalangan remaja, remaja yang dimaksud adalah usia sekolah SMA/SMK , mahasiswa atau seusia nya. Untuk itulah peranan guru terutama disekolah menjadi penting juga untuk memotivasi atau media stimulan bagi siswa berapresiasi puisi baik dalam menampilkan atau bahkan membuatnya. Sebuah keprihatinan ketika remaja sudah tidak familier dengan buku dan behan bacaan lain, terutama membaca karya-karya sastra seperti puisi, hal ini juga dibuktikan bahwa tingkat penjualan buku antologi puiisi dan pembelajaran tentang sastra mengalami kelesuan. Yang masih dapat bertahan dan memiliki segmen tertentu untuk sastra adalah karya-karya novel. maka formulasi yang menarik perlu dikembangkan untuk membuat kalangan remaja menjadi enjoy menikmati kemasan karya puisi. Karena adakalanya membaca puisi membutuhkan energy khusus yang terkadang remaja tidak merasa tertantang untuk mengeluarkan energy tersebut. Maka unsur hiburan menjadi faktor yang menonjol perlu di ungkapkan agar apresiator dapat menikmatinya, dan termotifasi untuk berkarya.

Bayangkan puisi menjadi salah satu hiburan seperti halnya lagu-lagu pop yang sering didendangkan oleh remaja, remaja setiap saat melantunkan sajak dan puisi di dalam aktifitasnya

Tidak ada komentar: